Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 26, 2011

Traffic Light Belum Nyala, Pemkab Minsel Cuek

Gambar
Tamon : Kabel Hangus Akibat Masuk Air/// AMURANG, beritaminsel – Thraffic light atau lampu merah di Kota Dodol (sebutan Amurang), tepatnya didepan Bank BRI Amurang,sudah cukup lama tak berfungsi alias tidak menyala.Tak ayal kondisi ini kondisi ini mendapat sorotan dari beberapa warga pengguna jalan. Padamnya lampu merah ini, membuat kami sering salah kaprah sehingga ada beberapa kali hampir bertabrakan, baik roda dua maupun roda empat, ujar Vecky Dissa warga Kilometer Tiga-Amurang. “Saya pernah mengalami hal serupa, dari Uwuran rencana ada mo ke PPI Mobongo untuk mengambil ikan, tapi tiba dipertigaan lampu merah itu, keluar seorang pengendara dari pasar, untung mobil yang saya kendarai cukup pelan. Oleh karena itu saya bisa menguasai kemudinya, Namun bagaimana dengan kendaraan antar propinsi yang melaju begitu kencang,”ungkapAlan Johanis asal Uwuran Satu-Amurang. Jika saja lampu lalu lintas masih berfungsi, mungkin hal seperti itu dapat dicegah dengan sendirinya. “Setidaknya ka...

Paruntu: Perusahaan Minsel Ikut Jamsostek

Gambar
     Bupati Minsel Tetty Paruntu AMURANG, beritaminsel – Masih banyaknya perusahaan di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), belum nenerapkan seutuhnya Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) kepada karyawanya. Hal ini menjadi perhatian Pemkab Minsel, Bupati Tetty Paruntu mengungkapkan dalam diskusi peluang investasi di Kabupaten Minsel. Dalam rangkaian acara bulan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) yang dipusatkan di Perusahan PT Cargill Indonesia Amurang Kelurahan Kawangkoan Bawah Kecamatan Amurang Barat. “Jikalau Pemerinta ada Jamkesmas dan Jamkesda, nah kalau diperusahan-kan Jamsostek, ini sebagai salah satu jaminan bagi tenaga kerja kita, baik itu Karyawan, tani, nelayan dan tak terkecuali bagi PNS, harusnya ada perlindungan selain K3, ada perlindungan jaminan lainya seperti jaminan kesehatan bagi karyawan dan keluarganya serta jaminan lainya,” ujar Bupati Minsel ini Dari informasi yang diterima koran ini masi ada perusahan di Minsel belum menerapkan jamin...

2 Pajeko asal Amurang Terhempas Gelombang Tinggi

Gambar
Cuaca Ekstrim di Teluk Amurang mengakibatkan 2 Pajeko asal Amurang tenggelam AMURANG, beritaminsel – Hanya berselang 45 menit, 2 unit Kapal (Pajeko) asal Amurang yakni yakni Pajeko Cristos dan Pajeko Wahyu, terhempas dihantam gelombang tinggi diperairan Teluk Amurang pada 06.00 dan Pukul 07.30 Wita, jumat (25/2) kemarin. Beruntung terdapat pajeko lainya tidak jauh dari lokasi kejadian sehingga pertolongan cepat-pun dilakukan oleh Pajeko Primadona yang kebetulan diperkirakana hanya berjarak kurang dari 7 mil, sehingga Nahkoda Kapal (Tonaas) dan Anak Buah Kapal (ABK) Cristo dapat terselamatkan. Dari keterangan yang berhasil diperoleh, salah satu ABK kapal Cristos, Janny Kauntul menuturkan, “Memang dari mulai amper siang (dini hari) pukul 02.00 Wita, kapal kami (Cristos-red) so terombang ambing dihantam gelombang, hingga hancur, untung ada Primadona (nama pajeko) yang berhasil meyelamatkan kami sekitar jam enam pagi,” ucap Janny sambil menyrbutkan mereka ada 24 orang termasuk son...