Postingan

Kementrian Kelautan: Minsel Potensial, Bisa Tembus Pasar Eropa

Gambar
Bupati Christiany E Paruntu didampingi Dirjen  Tangkap Kementian Kelautan & Perikanan DR Dedy Sutisna dan Dirjen Pengolahan & Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Prof DR Martani Huseini. (Foto, andries) AMURANG, beritaminsel.com--Bukan janji, tetapi bukti nyata akan dilakukan Bupati Minsel Christiany E Paruntu (CEP) untuk rakyat Minsel. Dan, Jumat (4/2) kemarin. Bupati Tetty Paruntu demikian panggilan CEP memperlihatkan janji=janji dimaksud. Seperti kedatangan pejabat tinggi dari Kementrian Kelautan dan Perikanan untuk memberikan harapan nyata benar-benar terlihat. ''Seperti anda lihat, saat ini saya mendatangkan pejabat-pejabat dari Kementrian Kelautan & Perikanan masing-masing Dirjen Tangkap DR Dedy Sutisna dan Dirjen P2HP Prof DR Martani Huseini. Kedatangan kedua pejabat Kementrian Kelautan dan Perikanan sebagaimana janji sebelumnya. Bahwa, mereka akan memperjuangkan Kabupaten Minsel untuk mendapat bantuan soal perikanan. Bukan hanya itu saja, say...

Rumah Tertimbun Longsor, Tambingon Evakuasi 6 KK di KM3

Gambar
Salah satu rumah yang sebagiannya tertimbun longsor Selasa (1/2) di Desa Kilometer Tiga KILOMETER TIGA, beritaminsel.com--Akibat curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini di Kabupaten Minahasa Selatan, membuat masyarakat yang ada dipinggiran daerah aliran sungai (DAS) dan perbukitan was-was. Pasalnya, sering terjadi tanah longsor dan banjir. Dan terbukti, sejak Senin (1/2) dan Selasa (2/2) curah hujan di Amurang dan Minsel ikut membuat warga takut. Ketakutan pun terjadi manakala Hukum Tua Desa Kilometer Tiga Nontje M Tambingon langsung mengevakuasi 2 KK yang ada di desanya. Dimana, kedua rumah milik Kel.Pattyranie-Pontoh dan Kel Mongkareng Selang, Kel. Woley Aluy dan Kel. Durant Palit, Kel. Setlitg Sambow dan Kel. Matahang Frans. Tak hanya itu saja, pemilik rumah tersebut dilarang untuk tidur pada malam hari. Dan harus diusingkan ke tempat yang paling aman. Mengingat, cuaca ekstrim belum akan berhenti. ''Terpaksa, saya bersama masyarakat lainnya langsung mengusi...

Ratusan Petani Sawah Sulu-Paslaten Rugi Enam Miliar

Gambar
Buntut Setahun Tak Dialiri Air Amurang, KM – Warga Desa Sulu dan Paslaten Kecamatan Tatapaan diprediksi mengalami kerugian sekitar Rp 6 miliar, menyusul selama setahun sawah milik ratusan warga tak dialiri air. “Kami merugi hingga Rp 6 miliar,” ujar tokoh masyarakat (Tokmas, red) Desa Sulu,  Freddy Lamia dan Tokmas Desa Paslaten,  Lexy Rembang kepada Koran Manado Selasa (01/02/2011) kemarin. Dijelaskan keduanya,  fenomena tersebut terjadi lantaran bronjong tempat air mengalir mengarah ke 300-san hektar sawah tersebut rusak, akibatnya air yang seharusnya mengalir ke lahan warga jadi terbuang percuma. “Nah kerugian yang kami alami ini, sejak Februari tahun 2010, namun hingga Februari 2011 ini bronjong tersebut tak kunjung diperbaiki oleh Dinas PU Minsel lebih khusus Bidang Sumber Daya Air (SDA),” ujar keduanya. Namun ketika disentil kerugian materil yang dialami warga tersebut, mereka menjelaskan bahwa minimal hasil panen yang sering didapat pada satu hekt...

Jembatan Moinit Jalan di Tempat ?

Gambar
Amurang,KM  – Warga Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menilai pengusutan dalam dugaan korupsi pada pembangunan proyek jembatan di pantai Moinit tahun anggaran 2008 yang berbandrol sekitar Rp 2 Miliar, terkesan jalan ditempat. “Kami mengharapkan agar Polres Minsel untuk tetap serius menangani kasus dugaan korupsi tersebut. Sebab yang kami tahu proses penyidikan Polres Minsel sudah lama dimulai,” ujar Steven SM Tompodung salah satu warga Minsel kepada manadotoday, Sabtu (29/01/2011), seraya mempertanyakan komitmen Polres Minsel untuk pengusutan koropsi yang terjadi diwilayah Minsel. Terpisah, Kapolres Minsel AKBP FX Surya Kumara SH, ketiaka dikonfirmasi mengatakan, pihaknya saat ini memang sementara melakukan proses penyelidikan kasus tersebut. “Kasus ini masih dalam proses penyelidikan dan dalam waktu dekat ini akan kami tuntaskan,” tandasnya.(dolvie mangindaan) sumber dari cybersulut

Curah Hujan Tinggi di Minsel, Warga Diimbau Waspada

Gambar
Amurang, KM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa Selatan (Minsel) Sabtu (29/01/2011) pekan lalu siaga satu. Hal tersebut disebabkan Minsel selama tiga hari berturut-turut mengalami curah hujan tinggi. "Kami sekarang sudah siaga satu, jika ada laporan masyarakat akibat hujan dan terjadi bencana, maka satu kali dua puluh empat jam kami bisa dihubungi," ujar Handri Komaling, Kaban BPBD Minsel pada wartawan Koran ini,Sabtu pekan lalu. Bahkan menurut Komaling, jika satu hari itu ada 36 jam, maka 1x36 jam mereka siap dihubungi. Meski begitu, dirinya juga himbau agar warga juga waspada. "Tentunya juga kami himbau warga waspada, sebab wilayah Minsel luas dan beraneka macam bencana bisa terjadi," ucap dia. Terlebih khusus disarankannya adalah warga yang tinggal di bantaran sungai, pinggir pantai dan daerah rawan longsor untuk lebih waspada lagi. "Kalau yang rumahnya di daerah-daerah seperti itu, cara pertama menghindari dampak bencana y...

Warga KM3 Keluhkan Proyek Pengerasan Jalan

Gambar
Amurang, KM- Kumtua Desa Kilometer tiga Kecamatan Amurang Teddy Ruasey saat menghubungi wartawan Koran ini Sabtu (29/01/2011) pekan lalu, memberikan appresiasi yang tinggi terhadap Pemerintah Kabupaten Minsel, terkait proyek pembangunan pengerasan jalan Kilometer tiga ke Kelurahan Buyungon kecamatan Amurang. Namun menurut dia,  yang sangat disayangkan warga sekitar kawasan sangat kecewa dengan pembangunan Proyek tersebut. Betapa tidak dengan adanya proyek tersebut, saluran air yang telah dibangun melalui Dana PNPM tersebut, sekarang ini sudah tertimbun tanah. “ Nah ini kan sangat menyusahkan warga setempat, kan warga musti gali lagi saluran air tersebut, agar supaya air dari Desa KM 3 akan bisa tertampung di saluran air, yang telah memakan anggaran 1 miliar itu, itu kan tidak mubazir?,” ketus dia lagi. Untuk itu dia mengimbau kepada Kepala Dinas PU Provinsi Sulut dan Kadis PU Minsel, untuk melakukan tindakan proaktif, agar warga KM 3 tidak jadi korban.(dolvie mangi...

Tabrak Tong Sampah, Pria Ranomea Tewas

Gambar
Amurang, KM – Jalan Trans Sulawesi kawasan Kota Amurang Kabupaten Minsel, Sabtu (29/01/2011) pukul 01;30 Wita dini hari, kembali menelan korban. Pasalnya,  pemuda lajang asal Asal Kelurahan ranomea Kecamatan Amurang Timur Arino Kantu (26) ketika itu sedang melaju dengan sepeda motornya dari arah Utara ke arah Barat dengan kecepatan tinggi bersamaan sepeda motor lainnya yang dikendarai dua rekannya. Dari informasi yang berhasil dihimpun wartawan Koran ini melalui penuturan warga sekitar lokasi kejadian tersebut mengatakan, Korban mengalami kecelakaan (laka) sendiri. “Saat melewati jembatan dengan kecepatan tinggi, tepat di tugu KKA AL dia (korban) kelihatan sempoyongan, dan korban kemudian menabrak tempat sampah tepat di Depan Bank Sulut,” ujar saksi mata yang enggan namanya di Korankan tersebut. Kapolres Minsel AKBP FX Surya Kumara SH Melalui Kasat Lantas Polres Minsel AKP Frangky Manus saat dikonfirmasi wartawan Koran ini Sabtu (29/01/2011) via Ponsel pekan lalu, m...