Postingan

Terkait Pembebasan Lahan Pelabuhan Amurang, Masih ‘Tagantong’

Amurang, BM – Mengingat fungsi dari pelabuhan Amurang di Kawasan Kelurahan Kawangkoan Bawah Kecamatan Amurang Barat Kabupaten Minahasa Selatan, sangat menjanjikan bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Maka dimintakan keseriusan pemerintah Minsel untuk secepatnya melakukan upaya-upaya dalam rangka menuntaskan pembebasan lahan Milik Atek di Kawasan tersebut. “Kami bingung, konsep pembebasan lahan di Kompleks Pelabuhan umum Amurang tersebut, yang digadang Pemerintah sejak beberapa tahun lalu tersebut, hingga kini belum ada titik terangnya. Bahkan sistem buka tutup lahan milik Atek tersebut, dinilai sangat tidak nyaman bagi iklim investasi di Kabupaten Minsel,” ujar Tokoh masyarakat Amurang Timur Julian Porawow saat dimintai keterangannya Minggu (07/10/2012) kemarin. Untuk itu dia memintakan agar Pemerintah Kabupaten Minsel untuk serius dalam menyelesaikan setiap persoalan yang mengganjal pada saat pembebasan lahan di kawasan itu. “ Ini sebenarnya gampang saja, Pemerintah harus iku...

Pengalaman Wisata ke Kota Mati Bekas Perang Dunia II

Gambar
Ada banyak peninggalan bekas Perang Dunia ke-2, salah satunya adalah kota mati di Haute-Vienne, Prancis. Kota ini benar-benar tanpa penghuni, seorang pun. Berani berwisata dan menelusuri tiap sudut di kota ini? Sekitar 412 km sebelah selatan Paris, Prancis, ada sebuah kota mati. Benar-benar tanpa penghuni, kota ini adalah saksi bisu Perang Dunia ke-2. Namanya Oradour-sur-Glane, kota ini tak pernah dihuni lagi sejak 10 Juni 1944. Sebenarnya Oradour-sur-Glane adalah sebuah desa di Haute-Vienne, Perancis. Hanya saja, karena terlalu luas, desa ini lebih sering dikenal dengan sebutan kota. Sejak saat itu, sekitar 150 tentara Jerman masuk ke Oradour-sur-Glane. Tanpa alasan yang jelas, pasukan elit Hitler menghancurkan seluruh bangunan di kota ini. Kota yang tadinya damai dan tentram saat ini tak ada lagi. Semua penduduk kota dibunuh secara brutal. 642 Orang tak bersalah meninggal sia-sia. Tak ada lagi tawa riang anak-anak di Oradour-sur-Glane. Tak ada juga orang dewasa yang berla...

Pelaksanaan Proyek Blokrent SMP lll Tareran, Tak Beres!

Tareran, BB -Pelaksanaan pekerjaan dana Blok rent di sejumlah sekolah Dasar Swasta/Negeri Kabupaten Minahasa Selatan, dinilai sarat dengan persoalan. Sebab dari semua pelaksanaan Proyek tersebut dinilai sangat tumpang tindih dan berbeda-beda penggunaan Material . Di Sekolah Menengah Pertama (SMP, red) di desa Talaitad Kecamatan Tareran Kabupaten Minahasa Selatan, terpantau pekerjaan rehabilitasi Ruang Kelas di SMP Negeri Tiga Tareran, murni menggunakan Batako. Padahal Di sekolah lain Pembangunan Sekolah bersumber dana Block rent tersebut, menggunakan Batu Bata merah. Sejumlah warga Desa Talaitad saat dimintai keterangannya mengatakan bahwa sangat aneh jika proyek pemerintah seperti itu menggunakan Batako.”Sebab menurut kami penggunaan Batu-bata Konstruksinya lebih kuat dibanding dengan Batako,” ujar warga Talaitad yang enggan namanya dimediakan.         Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN lll Tareran Cherly Runtuwene Spd saat dikonfirmasi sehubungan tudingan wa...

Rumah warga Popareng Ludes di Lalap ‘Si Jago Merah’

Amurang, BB– Nasib Apes dialami tiga Keluarga yang tinggal serumah di Desa Popareng. Betapa tidak dari informasi yang berhasil dihimpun wartawan Koran ini Jumat (05/10/2012) kemarin, Keluarga Pangerapan-Salindeho, Rompas–Pangerapan dan Lili Pangerapan, harus merelakan semua harta bendanya dilalap si jago merah Kamis (04/10/2012) lalu. Menurut Kumtua Popareng Kecamatan Tatapaan Risat Kaunang ketika dimintai keterangannya Jumat via ponsel kemarin, mengatakan bahwa awalnya kejadian kebakaran yang telah menghabiskan kediaman mereka ini. “ Saat itu ibu Salindeho pigi ba charge HP di tetangga, yang jaraknya sekitar 30 meter dari kediamannya itu. Karena posisi dorang pe rumah ta sandiri, dan sesuai laporan ibu Salindeho setelah dirinya kembali ke rumah usai Charge HP, rumahnya sudah ludes terbakar, dan semua harta benda milik ketiga keluarga itu habis, tinggal baju di badan dorang,” ujar Kaunang. Lanjut dia, kejadian ini sudah dilaporkan kepada pihak Kecamatan Tatapaan dan Pemkab Minsel (Di...

Terkait keikutsertaan Minsel di Pameran Kayuwatu, Pemkab Minsel Pake Proposal?

Amurang, BM-Kabupaten Minahasa Selatan, sekarang ini tengah jadi sorotan publik, terkait soal pengelolaan keuangan. Sampai-sampai dalam kegiatan pameran HUT Provinsi ke-48 di Kayuwatu Kecamatan Wenang Kota Manado, kontingen Minsel diinformasikan tengah menjalankan Proposal untuk mencari dana. Ketika dimintai keterangannya Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Minahasa Selatan Ir Joutje Tuerah.  "Dana untuk pameran dari swadaya panitia dengan mengedarkan proposal karena untuk kegiatan ini tidak dianggarkan dalam APBD Minsel," ujar Kadis Pekerjaan Umum Minsel, Joutje Tuerah kepada wartawan koran ini  Sabtu (22/09/2012) pekan lalu. Disisi lain Juru bicara Pemkab Minsel, Alfons Sumenge SSTP saat dimintai keterangannya Minggu (23/09/2012) menyatakan optimis bahwa Minsel bisa meraih prestasi dalam ajang ini dengan potensi yang dimiliki. "Pemkab Minsel optimis meraih juara mengedepankan potensi pertanian, hotikultura Modoinding serta kami juga akan menghadirkan penyuli...

Seni dan Budaya di Minsel Punah

Gambar
                                                                        Rolly Barakati Seni dan Budaya memang untuk sebagian orang itu membosankan. Namun untuk Rolly Barakati, seni budaya itu bagaikan mainan yang sangat mengasyikkan. terutama dibidang seni tari. tapi apa daya seni budaya di MINSEL sekarang sudah Punah bahkan dengar" PEMKAB MINSEL sudah mempercayakan orang dari luar Minsel mengerjakan pekerjaan ini, yang dimana pekerjaan ini haruslah Putera-Puteri MInsel yang mengelolanya kalau kayak begini kapan Putera-Puteri Minsel berkembang .                      ...

PNS Minsel Rame-rame ke Kayuwatu

Gambar
Amurang, BlogMinsel – Dalam rangka HUT Provinsi Sulawesi Utara ke 48, maka pemprov Sulut menggelar pameran pembangunan di Desa Kayuwatu Kecamatan Mapanget Kota Manado. Jumat (21/09/2012) kemarin ratusan PNS Minsel kepergok sedang berada di Stand Minsel di Kayuwatu. Namun ini terjadi pada beberapa SKPD Teknis di Minsel. Menurut Julian Porawow warga Amurang Timur mengaku dirinya kesal, lantaran PNS meninggalkan kantor saat jam kerja. ” Saya sadari walaupun itu salah satu tugas, yakni mendekorasi Stand Minsel di Kayuwatu, namun seharusnya dorang (PNS) pigi disana saat jam pulang kantor. Kan hari jumat jam kantor cepat selesai. Jadi menurut saya bisa saja jam kantor selesai baru dorang pigi ba dekor di Stand,” ujar dia mengkritik. Lanjut dia, Hal ini harus di cermati oleh kepala SKPD Minsel, agar supaya pelayanan kepada publik bisa jalan maksimal. ”Memang pemerintahan Minsel ini jika tidak didasari dengan komitmen tegas dari pemimpinnya, beginilah akibatnya. Ujung-ujungnya nama...