Leter A dan Leter B Usul Dihidupkan
Tokoh Minsel, Drs Experius Ph Rembang (Om Yus)
AMURANG, beritaminsel--Nama Leter A dan Leter B di Amurang Kabupaten Minahasa Selatan tinggal nama. Padahal, semasa penjajahan Belanda di tanah Minahasa ini. Nama Leter A adalah Uwuran dan Leter B adalah Ranoiapo sekarang. Namun demikian, seiring dengan kemajuan diatas, maka Pemkab Minahasa waktu itu merobanya. Dan saat ini, ada wacana masyarakat Amurang untuk menghidupkan kembali nama Leter A dan Leter B.
Tokoh Minsel, Drs Experius Philip Rembang atau lebih dikenal dengan sebutan Om Yus kepada Berita Minsel Rabu (9/3) menilai wacana diatas sah-sah saja. ''Bahkan, saya sangat mendukungnya. Hanya saja, nama Leter A dan Leter B yang kini tidak dipakai alias telah ganti dengan nama Kelurahan Uwuran Satu dan Dua serta Ranoiapo. Cuma, memang resikonya sebagai budayawan berarti kita menghilangkan kembali wilayah kependudukan atau Burgerlykestard,'' ujar Rembang.
Kata Sekretaris Presidium Badan Musyawarah Perjuangan Pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan (BMPPKMS) ini menilai kalau di hidupkan lagi, berarti sebagai keturunan asing di Amurang akan pulahidup. ''Di Amurang kan dikenal dengan keturunan asing. Menurutnya, peristiwa masa lalu bahwa Leter A dan Leter B adalah wilayah kependudukan asing. Seperti berasal dari Belanda, Portugis dan Jerman, Jepang serta negara lain yang masuk tanah Minahasa,'' sebut Om Yus.
Jadi, kata Rembang. Soal wacana nama Kelurahan Uwuran Satu dan Kelurahan Ranoiapo sebaiknya diganti dengan nama lama yaitu Leter A dan Leter B. ''Pastinya, nama diatas mendapat dukungan warga Amurang pada umumnya. OIehnya, Pemkab Minsel bersama DPRD Minsel dapat menindaklanjuti wacana diatas. Sebab, nama itu sudah sangat dikenal. Termasuk untuk melihat peta di Belanda,tertulis nama Leter A dan Leter B. Bukan Uwuran ataupun Ranoiapo,'' jelas Om Yus yang juga pengurus Musyawarah Kebudayaan Minahasa (MKM) ini dan Pembina LSM Gerbang Minsel dan Makasiow Minsel tersebut. (andries)
sumber dari beritaminsel
Komentar
Posting Komentar